Gadget Buat Anak


Umumnya kanak-kanak tidak main gadget. Bagaimana mereka bisa mulai bermain gadget? Biasanya belajar dari orang dewasa! Kebanyakan adalah ayah ibu si anak itu yang mengajarinya. Bagaimana bisa hal seperti ini terjadi?

Orang tua bisa sengaja mengajari, bisa juga tidak sengaja. Hal ini sering dimulai dari orang tua merasa diri sibuk. Misalnya ibu, kadang juga ayah. Karena diri sendiri merasa sibuk, tak ingin diganggu oleh kanak-kanaknya. Kanak-kanak yang hendak bermain, tak digubris. Solusinya, ayah atau ibu memberikan gadget kepada kanak-kanaknya. Mungkin sambil diajari main gema. Seringkali orang tua mengajari kanak-kanank nonton youtube.

Dari situlah kanak-kanak mulai berkenalan dengan gadget. Lama-kelamaan kanak-kanak semakin sering berinteraksi dengan gadget. Kian hari kian asyik. Sampai satu titik, gadget menjadi candu bagi si kanak-kanak. Sampai di sini, masalah menjadi runyam.

Dilema gadget perlu diatasi sedini mungkin. Banyak cara bisa ditempuh oleh orang tua. Sebagai ayah dan ibu, kanak-kanak perlu diajari disiplin waktu memakai gadget. Mulai dengan membatasi waktu pemakaian. Beritahukanlah kepada kanak-kanak bahwa dia boleh menggunakan lima belas menit. Lalu berhenti dan melakukan kegiatan lainnya. Pada waktu makan dan melakukan hal lainnya, tidak diperkenankan memakai gadget.

Sebaiknya kanak-kanak tidak dibelikan gadget sendiri. Artinya, kanak-kanak hanya meminjam gadget dari ayah atau ibunya. Oleh karena meminjam, maka harus segera dikembalikan. Kanak-kanak belum waktunya memilki gadget sendiri.

Kanak-kanak perlu diajari fungsi gadget. Tahap demi tahap sesuai perkembangan usia anak, mereka perlu mendapatkan penjelasan dari orang tua tentang fungsi dari sebuah gadget. Tahapan demi tahapan dapat mengikuti urutan berikut ini.

Pertama, perkenalkan kepada kanak-kanak bahwa gadget berguna untuk berkomunikasi. Komunikasi bisa bertelepon dan bisa pula video call. Dengan begitu, kanak-kanak tahu bahwa gadget digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh. Ini merupakan fungsi paling mendasar dari gadget.

Kedua, gadget berfungsi sebagai media sosial. Melalui gadget, orang bisa berkomunikasi dalam dunia maya, termasuk dengan orang yang tak dikenal. Ketiga, gadget bisa mencari berita dan informasi.

Keempat, gadget bisa digunakan untuk berbelanja online.

Kelima, gadget bisa bertransaksi pembayaran, termasuk perbankan.

Selain itu, tentu masih banyak fungsi lain dari gadget. Daftar panjang masih bisa ditambahkan. Hal terpenting adalah perkenalkan satu demi satu sesuai dengan pertambahan usia kanak-kanak. Jangan diajarkan sekaligus semua fungsi tersebut.

Semoga masukan-masukan ini bermanfaat bagi kanak-kanak Saudara! Kiranya kanak-kanak Anda tak sampai terjerumus ke dalam lembah bayang-bayang gadget! Apabila dia sudah sampai kecanduan, segeralah mencari jalan keluar baginya! Jangan biarkan lebih lama lagi dia berkutat pada kecanduan!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

4 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s