Aturlah Suhu AC Anda


Mengatur suhu AC menjadi satu perdebatan. Sesama rekan kerja terkadang berdebat tentang suhu AC di kantor. Sesama anggota keluarga kadang berdebat tentang suhu AC di kamar. Orang yang satu ingin suhu sedang saja. Orang yang lain hendak suhu dingin. Tak jarang AC dibuka dengan suhu 16 C sebagaimana tertera di remote control. Persoalan mengatur suhu AC telah menjadi satu dilema tersendiri.

Belum lama in penulis mendapati satu pengumuman yang menarik sekali di RSUD Pasar Minggu. Rumah sakit muda ini memasang tulisan kecil di sebelah pengatur AC di dinding: “Aturlah suhu pada 24-27 C, makin rendah temperatur, makin besar daya yang dibutuhkan.” Di mana letak menariknya? Apa pentingnya pengumuman tersebut? Di satu pihak, orang-orang atau paling sedikit dokter, perawat dan karyawan, bahkan orang-orang diajak untuk berhemat listrik dengan pengaturan suhu AC. Di lain pihak, pengaturan suhu AC yang benar dan wajar memang adalah pada suhu 24-27 C. Inilah suhu ruangan yang wajar bagi tubuh manusia. Tidak panas dan tidak dingin! Suhu itu memadai bagi mayoritas tubuh manusia. Lebih tinggi dari itu akan terlalu panas. Lebih rendah dari itu akan terlalu dingin.

Pada daerah berempat musim, ada musim panas, gugur, dingin dan semi. Orang-orang yang hidup dan tinggal di daerah empat musim, barulah menyalahkan AC pada puncak musim panas. Apabila kita membagi rata setahun empat musim menjadi masing-masing musim tiga bulan, maka paling-paling AC hanya dinyalakan selama sekitar satu bulan setengah sampai dua bulan dalam setahun. Di awal musim panas dan di akhir musim panas pun AC tidak akan dinyalakan. Mereka mengerti betul apa itu panas dan dingin. Mereka tahu betul bagaimana dan kapan menyalahkan AC.

Saudara-Saudariku sekalian, setiap kita perlu memahami tentang pemakaian AC dan pengaturan suhunya. Gunakanlah AC di kantor dan di rumah sebagaimana perlunya! Aturlah suhu AC secara benar dan wajar! Kenyamanan kita bersama amat penting. Berhemat listrik tak kalah penting. Kesehatan kita bersama lebih penting lagi.

2 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s