Hidup dalam Dualisme

Seorang kepala bagian bekerja dengan menekan anak buahnya pada hari Senin hingga Jumat. Bawahan terus digencet tanpa peduli dengan kesulitan mereka. Membentak-bentak bawahan! Bawahan digenjot agar kepala bagian mendapatkan nama baik.

Kepala bagian yang sama pada hari Minggu berada di gereja. Terlihat alim sekali! Menyalami setiap jemaat yang datang beribadah. Dia berbicara dengan ramah.

Ada beberapa orang bawahannya satu gereja dengan kepala bagiannya. Mereka melihat pribadi seorang kepala bagian yang berbeda. Kepala bagian itu amat berbeda pada hari Minggu.

Kembali ke hari Senin sampai Jumat, manusia lama dari si kepala kambuh lagi. kembali menekan bawahan, membentak bawahan lagi, kembali memeras bawahan, demi nama baik dirinya sendiri.

Lama-kelamaan beberapa orang bawahan semakin melihat dua sikap kepala bagian yang berbeda dari satu orang yang sama. Kepala bagian yang hari Minggu terlihat kudus dan rohani sekali. Akan tetapi, kepala bagian yang hari Senin-Jumat sangat kasar, kotor dan duniawi.

Saudara-Saudariku sekalian, di sini kita menyaksikan seorang kepala bagian yang hidup dalam dualisme. Hari Minggu dia tampil laksana seorang malaikat. Akan tetapi, pada hari Senin-Jumat dia tampil laksana sesosok jin.

Hidup dalam dualisme sungguh menggerikan. Dia membohongi orang-orang di sekitarnya dan sekaligus diri sendiri. Laksana terdapat dua pribadi yang berbeda di dalam diri satu orang.

Sikap hidup dualisme akan membuat dirimu lelah. Tanggalkanlah topengmu! Berhentilah bermain sandiwara!

Mari hentikan sikap dualisme! Tampillah otentik! Tampilkan dirimu apa adanya! Hal-hal yang kurang di dalam diri, belajarlah untuk memperbaikinya. Hal-hal yang benar, terus pertahankanlah!

Berhentilah dari cara hidup dualisme! Lebih cepat lebih baik! Sebelum segalanya terlambat!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Rabu dan Jumat.

2 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s