Madu Hutan dan Ternak


Marilah kita melanjutkan perbincangan tentang madu. Masih banyak yang patut kita ketahui bersama. Yang terpenting adalah madu memberikan kontribusi besar bagi kesehatan manusia. Madu pun menolong dalam pengobatan beraneka ragam penyakit.

Pada mulanya madu berasal dari hutan. Awalnya hanya ada madu hutan. Senada dengan madu hutan, kita juga mengenal yang namanya madu liar. kita perlu melihat sedikit dua jenis ini: madu liar dan madu hutan.

Madu hutan menunjuk pada lebah yang hidup bebas di dalam hutan. Madu liar berasal dari lebah yang hidup liar, tidak mesti beterbangan di dalam hutan. Pada dasarnya, kedua jenis madu dapat dikatakan sama. Apa yang membuat keduanya sama adalah karena tawon kedua jenis madu ini tidak diternakkan.

Berbeda dengan madu hutan dan madu liar, madu ternak berasal dari tawon yang diternakkan. Umumnya diternakkan dalam kandang. Ada juga madu ternak yang lebahnya dibiarkan terbang secara leluasa dalam satu kawasan tertentu, meskipun hal ini amat jarang. Di pasaran sering ditawarkan madu kelengkeng dan madu rambutan. Artinya, lebah itu hidup dari pohon rambutan dan kelongkeng, khususnya bunga dari kedua pohon tersebut. Ini merupakan madu hasil peternakan.

Lantas apabila membeli madu, apakah sebaiknya membeli madu hutan, madu liar ataukah madu ternak? Pertanyaan ini acapkali ditanyakan oleh sebagian orang yang menyukai madu. Umumnya madu ternak dikumpulkan oleh tawon dari satu jenis tanaman tertentu. Madu liar bisa berasal dari beberapa jenis tanaman yang dikunjungi oleh kawanan tawon. Madu hutan lebih luas lagi. Ia berasal dari berbagai macam tanaman di dalam hutan.

Dari sisi itu, secara garis besar kita bisa mengatakan dua hal. Madu hutan lebih baik daripada madu liar. Madu liar lebih baik daripada madu ternak. Dari dua hal itu tadi, kita masih bisa menambahkan satu hal lagi. Madu hutan jauh lebih baik daripada madu ternak.

Akan tetapi, itu bukanlah patokan satu-satunya. Masih ada faktor lain yang sangat menentukan. Apabila madu hutan telah dicampur dengan ini dan dengan itu, tentulah kualitasnya akan turun. Hal serupa juga berlaku pada madu liar. Bila madu liar telah dioplos dengan campuran ini dan campuran itu maka kualitas madu liar tersebut juga akan menurun. Apabila madu ternak yang Anda beli merupakan madu murni maka tentu kualitasnya akan jauh lebih baik dibandingkan madu hutan camnpuran dan madu liar campuran.

Pada masa kini hal utama dari madu banyak terletak pada faktor kemurnian. Kadar kemurnian yang tinggi menentukan kualitas madu akan tinggi. Kadar kemurnian rendah akan menurunkan kualitas madu.

Jadi Bapak Ibu Saudara-Saudari sekalian, kita bisa menarik dua kesimpulan penting. Pertama, kalau bisa mendapatkan madu hutan akan lebih bagus. Kedua, jika bisa mendapatkan madu murni akan lebih bagus. Silahkan Anda berburu madu hutan dan madu murni!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

2 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s