Batas Air Bagian 3


Setelah membaca atau menonton novel Batas Air, salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah kisah tersebut historis ataukah fiktif?

Digambarkan bahwa markas mereka terletak di Gunung Liang atau lengkapnya Gunung Liang San Po. Selain sulit dijangkau, tempat itu juga tak mudah untuk diserang. Lokasinya berada di propinsi Guangdong.

Kesemua 108 orang ini dipimpin oleh ketua bernama Song Jiang. Jelas beliau adalah seorang tokoh historis. Akan tetapi, tabiat, tindakan dan perjuangannya tentu diarahkan sesuai dengan maksud dari penulis.

Pahlawan yang begitu banyak tampaknya sebagian historis. Sebagian nama mereka terkenal di kalangan rakyat dan sebagian lainnya sama sekali tak dikenal. Sulit untuk mengatakan bahwa 108 orang pedekar itu semuanya adalah tokoh fiktif sama sekali.

Latar belakang kisah berlangsung pada zaman dinasti Song. Sebagian pejabat tentulah tokoh historis pada zamannya. Kebanyakan pejabat sudah korup pada masa itu dan hanya menyisakan sedikit yang tetap berintegritas. Ini juga adalah gambaran dunia zaman kini, juga gambaran di Nusantara masa kini. Tabiat, perilaku dan perbuatan mereka tentu lebih banyak diarahkan sesuai rencana dari sang penulis novel.

Sang pengarang novel pastilah seorang tokoh historis. Penulis bisa saja memakai nama pena ataupun nama sebenarnya. Dua nama selalu disebut-sebut, yakni Shi Nai-An dan Luo Guan Zhong. Salah satu di antara mereka adalah tokoh historis. Terbuka pula kemungkinan dua-duanya adalah tokoh historis. Ada pula pendapat yang mengatakan penulisnya hanya satu orang, menggunakan dua nama yang berbeda.

Menurut hemat saya, kisah-kisah di dalam Batas Air mungkin terjadi secara terpisah. Artinya, tak terkait satu sama lain. Kejadian terpisah tersebut dikumpulkan satu per satu. Kejadian demi kejadian dirangkai sehingga terlihat satu sama lain berhubungan erat. Hasilnya, kumpulan seluruh kejadian itu menjadi seru dan berada di bawah satu judul.

Cerita-cerita saja kurang seru. Saya amat menganjurkan Anda membacanya langsung dari novel tersebut. Tak bisa Mandarin, Anda bisa membaca terjemahan versi Inggris atau bahasa Indonesia. Bagi yang tak suka membaca, Anda bisa menonton film serialnya. Namun agak panjang loh dan penuh dengan tokoh-tokoh yang harus dicermati. Jangan sampai salah tokoh sehingga jalan ceritanya hilang atau kacau.

Dijamin, Anda akan puas membaca habis, atua menonton sampai selesai. Sesudah itu Anda bisa merenungkan makna di dalam kisah tersebut. Lebih baik lagi merefleksikannya dengan gejolak politik masa kini. Dijamin seru banget!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

3 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s