Tidak Bisa Makan Ikan?


Sebagian kecil bapak-bapak mengaku tidak bisa makan ikan. Sebagian kecil mahasiswa di asrama pun demikian. Kalau ibu-ibu memang jarang kedengaran yang mengaku tidak bisa makan ikan.

Mereka yang mengaku tidak bisa makan ikan mempunyai alasannya sendiri. Yang paling umum mengatakan: Saya alergi bila makan ikan. Apabila memang alergi makan ikan, maka alergi harus dicari penyebabnya dan diobati. Apabila mengobati alergi tak kunjung waras, penulis menganjurkan satu cara. Cobalah konsumsi bawang bombai! Bawang bombai dimakan campur nasi dan lauk-pauk lainnya. Bisa mentah, bisa pula dimasak bawang bombainya. Yang paling sederhana adalah bawang bombai diambil selapis lalu direndam ke dalam air panas sepuluh menit. Setelah itu makanlah bawang bombainya dan akan terarasa manis dan lezat. Semoga alergi Anda lekas sembuh!

Ada pula mereka yang tak bisa makan ikan akhirnya berterus terang. Mereka sebenarnya bisa makan ikan apabila ada orang yang membantu memisahkan daging ikan dari durinya. Waduh! Waduh! Waduh! Ini rupanya penyebab tidak bisa makan ikan.

Lanjut mereka, sewaktu kecil, biasanya ayah ibu mereka yang memisahkan daging ikan dari durinya. Mereka tinggal makan saja. Sampai besar pun masih tetap demikian. Repot deh kalau begini. Terlalu baik hati ayah ibu untuk terus membantu anaknya memisahkan daging ikan dari durinya. Akibatnya, anaknya tak pernah bisa mandiri untuk makan ikan sendiri.

Beruntungnya adalah zaman kita sekarang sudah tersedia ikan filet. Orang-orang ini masih bisa makan ikan filet.

Lebih dari itu, yang terutama adalah persoalan selalu dibantu orang untuk memisahkan daging ikan dari durinya. Orang-orang ini hendaklah mulai belajar untuk mengerjakannnya sendiri. Keluar dari kemanjaan masa kecil. Manja masa kecil jangan dibawa dewasa, apalagi dibawa sampai manula.

Ada seorang teman, tidak bisa makan ikan, karena kebiasaan dari kecil tadi. Dia bergaul dengan orang yang makan ikan. Dia sendiri suka sambal. Teman-temannya makan pecel lele nikmat sekali. Sambal pecel lele lebih nikmat lagi. Dia penasaran lalu mencoba makan sambal pecel lele. Betu-betul lezat! Lambat laun dia tergiur dengan sambal pecel lelel lalu mulai belajar makan ikan lele dengan memisahkan duri dengan tangan sendiri. Dia berhasil. Sekarang dia sudah berhasil keluar dari kebiasaan masa kecil yang selalu dimanjakan. Hebat! Selamat ya!

Selamat makan ikan! Daging yang paling baik di bawang kolong langit! Gizi ikan adalah yang terbaik di antara semua daging. Selamat makan ikan dengan memisahkan duri sendiri!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Rabu dan Jumat.

One comment

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s