Tangis Sang Presiden


Puisi bagi Bencana NTT

oleh Hali

Berangkat Jakarta Terbang Maumere
Lanud Halim Bandara Frans Seda
Turun pesawat sambung helikopter
Gubernur bersama ke Lembata dan Adonara

       Seroja hembuskan siklon tropis
       Hujan dashyat angin kencang
       Porak kota poranda desa
       rumah tersapu jalan terlanda

Jaket merah lekat di badan
Ketemu penduduk bersua pemuda
Niat berfoto malah dapat hadiah
Setelah dipakaikan beri kehangatan

        Tinjau bencana kunjungi rakyat
        Di depan muka kerusakan kematian
        Selesai terdiam menahan tangis
        Buka masker hapus air mata

Tidak Baperan 'dak juga parno
Bukan melankolis apalagi pencitraan
Derita rakyatmu menyayat sanubarimu
Hatimu pilu matamu basah

        Berbahagia engkau masyarakat NTT
        Pantau deritamu menangis presidenmu
        Dia tak 'kan berhenti pada tangisan
        Bantuan bergegas diupayakan bagimu

Masa walikota turun ke bawah
Kala gubernur tetap blusukan
Jabat presiden jaga NKRI
Beliau tokoh berkelas dunia

Jakarta, 12 April 2021
Salam dari Hali, Ph.D.

%d blogger menyukai ini: