Jeruk Nan Manis


Sebelumnya kita pernah menguraikan aneka jeruk. Ragam jeruk dengan masing-masing keunikan dan keistimewaannya. Kali ini kita akan berfokus pada salah satu di antaranya.

Jeruk ini selalu manis. Tidak pernah ditemukan adanya jeruk ini yang asam. Manakala masih rada mentah pun sudah manis. Tidak perlu harus menunggu sampai ia matang betul.

Sewaktu masih mentah, kulit berwarna hijau. Ketika mulai matang, warna kulit berubah menjadi kuning. Kebanyakan jeruk lainnya juga demikian adanya.

Ukuran jeruk ini tergolong sedang. Artinya, ada beberapa jenis jeruk lebih besar daripadanya. Ada pula jeruk-jeruk lain yang ukurannya lebih kecil daripadanya.

Cara makannya, bisa dikupas dan bisa pula dipotong. Kebanyakan orang makan dengan cara memotong. Cara makan dengan dipotong sebagaimana orang-orang memakan jeruk sunkist. Kalau dikupas dengan tangan memang agak sulit. Bukan tidak bisa loh ya! Secara pribadi penulis lebih suka dengan cara kupas. Cuma agak sulit dan rada lama sehingga ada orang berkomentar: Mau makan saja kok susah banget!

Jeruk apakah gerangan? Namanya jeruk baby. Ada pula yang menamakannya baby java. Tampaknya jeruk ini memang produk khas dari pulau Jawa. Itu pun baru ada di Pacitan dan Malang. Bukan berarti daerah lain tak bisa membudidayakannya. Bukan berarti pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papus dan pulau-pulau lain tak dapat ditanam. Besar harapan penulis, baby java dapat segera dibudidayakan di banyak daerah lain di Indonesia sehingga dapat pula diekspor ke mancanegara. Selama ini memang hanya dikonsumsi di dalam negeri.

Meski namanya baby java, jeruk ini tidak berukuran kecil. Sekali lagi, ukurannya tergolong sedang di antara aneka jeruk. Bqby java dapat dikonsumsi oleh bayi. Para ahli menis dan ahli gizi sudah menyarankan untuk diberikan pada bayi. Baby java menjadi makan pendamping ASI bagi bayi.

Mengapa bisa demikian? inilah letak istimewanya jeruk baby. Jeruk ini tak pernah asam. Kadar keasamaannya 50% lebih rendah dibandingkan aneka jeruk lainnya. Jeruk ini selalu manis adanya. Oleh karena faktor inilah maka baby java cocok menjadi makan pendamping bagi bayi.

Bapak Ibu dan Saudara-Saudariku sekalian, mari mencoba jeruk baby! Baby java dapat menjadi primadona pada suatu hari kelak. Dilihat dari warna, memang jeruk baby tidak menarik perhatian. Akan tetapi, dari segi rasa, tak ada jeruk lain yang bisa menggalahkannya. Anda tidak percaya, silahkan coba sendiri! Setelah mengkonsumsi aneka macam jeruk, Anda akan bisa menarik kesimpulan sendiri. Selamat mencoba baby java!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog).

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

One comment

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s