Gula Merah Dahsyat

Salah satu produk lokal kita adalah gula merah. Gula merah memberikan alternatif sebagai bahan pemanis selain gula pasir dan gula batu. Kini sudah muncul pula aneka gula jenis lainnya, khususnya gula bagi pengidap diabetes.

Entah kenapa kita di Indonesia menamakannya sebagai gula merah. Jelas sekali warnanya bukanlah merah. Sebenarnya hula merah berwarna coklat. Itulah sebabnya dalam bahasa Inggris dinamakan sebagai brown sugar. Ada sebutan lain lagi, yakni gula jawa. Artinya sama saja dengan gula merah.

Penulis sering minum kopi hitam dengan campuran gula merah. Tak jarang juga minum seduhan teh daun tambah gula jawa. Minuman dari coklat bubuk pun dapat memakai gula merah. Maksudnya, mengganti gula pasir dengan gula merah.

Bagaimana rasa dari minuman kopi, teh, coklat yang ditambah dengan gula jawa? Rasa kopi, rasa teh, rasa coklat sudah tak lagi sepekat bila ditambahkan dengan gula pasir. Ada rasa tertentu dari gula merah yang menurunkan kepekatan coklat, teh dan kopi. Di situ juga letak kenikmatan dari rasa gula merah. Jikalau Anda baru tahu sekarang, coba deh minum kopi, teh atau coklat dengan gula merah! Sedap sekali!

Bagi Anda yang betul hendak menghirup nikmatnya teh, coklat dan kopi, tentu lebih baik tetap menambahkan gula pasir saja. Hendak lebih pekat lagi merasakan coklat, kopi dan teh maka cukup diseduh dengan air mendidih saja. Maksudnya, tak perlu ditambah gula apa pun sama sekali. Jikalau tak begitu, Anda akan menyesal.

Kita patut memahami sekilas tentang gula merah. Gula merah terbuat dari berbagai macam bahan dasar alami. Ada yang terbuat dari air pohon nira. Pun ada yang berasal dari air pohon aren. Ada juga dibuat melalui air lontar. Lalu masih ada yang terbuat dari air siwalan dan air kelapa. Hasilnya jadinya kurang lebih sama, ya, gula merah, atau gula jawa, yaitu brown sugar. Nyaris tak dapat dibedakan dari penampakan luarnya.

Sebutan gula merah dan gula jawa amatlah umum. Jikalau Anda hendak gula aren, maka jangan berkata mau membeli gula merah. Bila hendak makan gula nira maka jangan berkata mau beli gula jawa. Takutnya nanti Anda terkecoh atau merasa dibohongi pedagang. Anda harus langsung berkata, gula aren ya gula aren, gula nira ya gula nira.

Disinyalir bahwa gula merah lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia. Tak sedikit ahli media berpendapat bahwa gula merah lebih baik daripada gula pasir. Yang jelas keduanya pasti jauh lebih baik dan lebih sehat daripada induk gula.

Seiring dengan perkembangan zaman, gula merah telah mengalami evolusi. Awalnya gula jawa hanya berbentuk padat. Ada yang batangan, bulat dan tempurung. Belakangan hari dibuat pula gula jawa berbentuk serbuk. Bentuknya menjadi seperti gula pasir. Evolusi terbaru, keluarlah gula merah berbentuk cair atau larutan.

Mari kita mengkonsumsi gula merah atau gula jawa! Jangan hanya gula pasir melulu! Tentunya kita mesti memahami kebutuhan butuh kita masing-masing akan gula di mana hal ini terkait erat dengan jenis aktivitas atau pekerjaan kita sehari-hari. Janganlah mengkonsumsi gula berlebihan!

*** Silahkan subscribe dengan memasukkan email Anda ke kolom di bawah halaman ini (FOLLOW Blog). Please Subscribe to follow this blog site.

*** Setelah Subscribe berhasil, Anda akan dapat menerima artikel baru setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

2 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s