Dua Model Hutang


Antara orang yang satu dengan yang lain terkadang terjadi hutang piutang. Hal yang sama terjadi pula antara perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya. Secara umum, kita dapat membedakan dua macam hutang piutang.

Pertama, hutang piutang resmi model perbankan. Bisa pinjaman, kredit atau apa pun namanya. Terkadang digunakan untuk membeli kendaraan, rumah dan sekarang beli telepon genggam pun bisa dengan kredit. Hutang seperti ini sangat jelas prosedur dan pembayarannya, termasuk dengan suku bunganya.

Kedua, hutang piutang informal model kekeluargaan. Biasanya terjadi antara teman, sanak famili atau sudah saling mengenal. Hutang jenis ini seringkali tidak jelas atau kurang jelas prosedurnya. Lebih utama adalah saling mengenal dan saling percaya. Acapkali dengan bunga amat rendah dan lebih sering tanpa bunga sama sekali.

Entahkah yang pertama atau pun yang kedua, tetap namanya hutang piutang. Itu adalah pinjaman. Oleh sebab itu, harus tetap dikembalikan atau dilunasi. Penggembalian bisa dengan angsuran ataupun sekaligus bayar lunas. Hutang tetaplah hutang. Hutang harus dikembalikan atau dibayar lunas. Kalaupun tidak ditagih, tetap harus dibayar lunas. Inilah prinsip paling mendasar tentang hutang piutang.

3 comments

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s