Problematika Sekolah Online


Dahulu sekolah online hanya tersedia pada jenjang perguruan tinggi. Sejak pandemi Corona merebak, semua sekolah mengadakan pembelajaran online. Istilahnya sekolah daring: dalam jaringan. Artinya, menggunakan internet untuk bertatap muka antara guru dan siswa. Jadilah sekolah online mulai berlaku dari TK, SD, SMP, SMU.

Bagi siswa-siswi SMP dan SMU, mereka lebih cepat dapat menyesuaikan diri. Selain itu, pada usia SMP dan SMU, anak-anak sudah mandiri. Bagi anak TK dan SD, sekolah online menjadikan orang tua ikut sibuk sana sibuk sini. Terutama sekali adalah mempersiapkan perangkat online lewat hp atau tablet atau laptop/komputer agar sekolah online bagi anaknya dapat terselenggarakan.

Hal lain yang perlu dicermati adalah, setiap hari, sekian jam, anak-anak mesti online mengikuti persekolahannya. Selain bosan dan monoton, anak-anak terpaksa harus berhadapan terus dengan layar elektronik. Kondisi ini amat tidak sehat bagi mata.

Promblematika tersebut hendaklah disadari bersama antara guru dan orang tua. Guru dan orang tua hendaklah mencari solusi untuk mengatasi kedua problem tersebut. Sekolah online merupakan kondisi yang terpaksa dan sementara dalam masa pandemi Covid-19. Apabila daerah tertentu sudah membaik, sekolah normal hendaklah dapat segera dipulihkan dengan tetap mencegah penularan Corona. Jangan lupa, mencegah penularan penyakit lainnya penting. Sebut saja DBD, influenza, TBC, malaria dan penyakit menular lainnya.

One comment

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s