Masker Songsong New Normal


Siapa sajakah yang biasa memakai masker? Sederetan profesi dapat kita sebutkan di sini. Dokter gigi tatkala sedang memeriksa mulut & gigi pasien. Para periset dan ahli kimia tatkala bekerja dalam laboratorium. Penyapu jalan & tukang sampah tatkala menunaikan tugas sehari-hari. Paling sering memakai masker kita saksikan pada buruh-buruh yang sedang bekerja di dalam pabrik-pabrik.

Di Nusantara kebiasaan memakai masker merupakan  hal yang langka. Sangat sedikit mereka yang sedang flu atau sedang sakit lainnya mengenakan masker. Sebagian besar orang merasa risih dengan masker. Belum lagi masker terkadang dapat menghalangi bicara dan suara. Donald Trump pun terlihat sangat enggan memakai masker, padahal beliau sering berada di tengah keramaian dan positif  angka Corona  amat tinggi di USA. Lazimnya, di negara-negara empat musim, sebagian besar orang memakai masker, khususnya pada musim dingin.

Di tengah wabah Covid-19 dan menyongsong new normal, setiap kita belajar untuk memakai masker. Kita mulai mengenal kepentingan masker. Di tengah keramaian lebih penting memakai masker. Berkunjung ke tempat-tempat tertentu perlu memakai masker. Di dalam kereta api, bus, dan pesawat di mana selalu padat penumpang lebih perlu lagi memakai masker. Masker menjadi kebutuhan hidup baru di tengah kota dan lokasi yang padat pengunjung dan penghuni. Entah terpaksa, entah dengan rela, entah dengan kesadaran diri, kita mulai terbiasa memakai masker. Berefleksi dari wabah Corona, masker mulai menjadi kebutuhan hidup setiap kita sehari-hari.

One comment

Leave a Reply

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s